When we try harder then we get the gold. Hahahah, peribahasa apakah barusan ? oke jangan Tanya saya karena ternyata saya juga gatau itu apaan *loh?* dimaklumin deh ya, tadinya mau nulis peribahasa yang menggambarkan anak X-A gitu, tapi ga nemu dan adanya Cuma kata-kata itu doang *dasar tidak kreatif!*sebenernya maksud peribahasa itu adalah *emang itu peribahasa?* tentang anak X-A yang pertama kali masuk sudah harus menerima seribu kritik dari seribu guru tentang kelakuan anak X-A yang saking autisnya telah membuat para guru jengkel bukan main. Sadarlah kawan, sebenernya mereka itu udah dari taun kapan deh pengen ngejitak kepala kita semua saking keselnya. Dan karena kita udah kelewat ga normal kitanya mah selaw-selow aja santai kayak dipantai. Malah kelakuan kita makin hari makin menjadi *bukti kalo anak X-A itu autis tingkat dewa*. Tapi, seperti kata pepatah diawal postingan ini *emang itu pepatah? Jiy -__-* setelah kita berusaha keras, akhirnya kita mendapat emas, dan kita menjadi orang kaya, trus ke korea deh ketemu suju hahaha*apasiih* kagak deng, setelah kita berusaha meyakinkan para guru bahwa kelas X-A tercinta kita ini adalah kumpulan anak baik-baik, rajin menabung, WARAS, dan pinter *ya allah ampuni aku ya allah Karena menulis FITNAH/digetok anak sekelas* akhirnya perlahan-lahan kita ini anak X-A yang kewarasannya patut dipertanyakan berhasil mendapat kepercayaan dari beberapa guru meskipun makin banyak juga guru yang sebel sama kita *itu sih sama aja kali* kita berhasil membuktikan kalau kelas kita adalah kelas X dengan nilai rata-rata tertinggi di semester 1. Wahai kawaaaaaan, banggalah terhadap kelas X-A kita tercinta ini wooooooohhh *nangis terharu*.
Selain itu kelas X-A-NEEEH*itu panggilan sayang dari saya buat X-A landasan dari teori ini adalah keautisan anak X-A* kita tercinta ini mempunyai tali persodaraan yang sangat erat sodarah-sodarah! Bisa diliat dari contoh berikut ini, dimana pada hari selasa terik sebulan yang lalu, diadakan pengambilan nilai renang bagi seluruh siswa putri kelas X ya termasuk kelas X-A-NEEEH juga, akan tetapi apa yang terjadi sodara-sodara? Bola dioper pada tsubatsa, lalu misaki ya ya lalu ke hyugaa == belok ini sepertinya. Oke, maaf tadi itu kebiasaan saya menonton tsubatsa yang ga pernah hilang walaupun umur udah 15 *nepok jidat, seakan sadar umur udah 15, perasaan kemaren baru ulang taun ke 10 (innocent)/plaaak* baiklah baiklah, yang terjadi adalah seluruh anak kelas saya yang putri itu TIDAK ADA YANG DATANG saking solidernya! Buahahaha, bagaimana? Hebat kan kelas X-A-NEEH saya tercinta ini. Itu hanyalah sebagian bukti kesolideran sekaligus memperkuat bukti bahwa keautisan anak X-A-NEEEH itu permanent dan belum bisa disembuhkan hahaha *bangga* bukti lain adalah keadaan kelas saya yang heboh err, bukan heboh melainkan sangat heboh!! Sampai-sampai anak-anak kelas lain itu menghindari yang namanya lewat X-A-NEEEh, karena selain kita ini gila, ga waras, ditambah lagi kita ini autis, plus anak X-A-NEEEH itu adalah biang GOSSIP! Atau yang lazim disebut emak-emak gang *sungguh jelek sekali nama ini* jadi kerjaannnya rumpi teruuuus. Nyaris setiap orang yang lewat itu digossipin, salah satu korbannya yang paling terkenal adalah Yudha agusti Hermawan, teman smp saya sekaligus sang ketua rohis. Parah banget kan kita?? Ya iyalah, namanya juga X-A-NEEEH, ya otomatis aneh juga laah. Meskipun pada kenyataannya X-A itu dihuni oleh makhluk yang kewarasannya sangat-sangat dipertanyakan, entah kenapa saya jatuh cinta kok sama kelas ini *ciyeeee suit suit* menurut saya, walaupun kelas X-A itu emang ancur-ancuran,tapi tetep aja kita punya kebersamaan yang sangat luaaaaaar binasa. Itu bisa diliat dari rasa solidaritas anak X-A yang tanpa batas *caelah*. Ga ada yang namanya individu-individuan. Slogan X-A itu BIAR MUNDUR ASAL SELALU BERSAMA gileee, keren abeees!! Jadi wajar aja kalo kita semua seperti menyatu. Walaupun X-A itu ga sebaik 9Plus dimata saya, tapi tetap kok Saranghaeyo X-A-NEEEH!!!








